Tokoh

Ketua Umum BKS LPD Bali Apresiasi Peran LPD Bangli dalam Pembinaan dan Penguatan LPD

 Senin, 15 September 2025

Bks lpd bali

Newsyess.com, Bangli. 

Bangli | Newsyess.com – Ketua Umum Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS LPD) Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada LPLPD,  BKS LPD Bangli serta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Bangli yang dinilainya telah konsisten mendukung dan membina LPD di Kabupaten Bangli sejak lama.

Dalam sambutannya, Cendikiawan menegaskan bahwa Bangli memiliki posisi penting bagi eksistensi LPD di Bali. “Tidak ada Bali tanpa Bangli, itu istilahnya. Artinya, Bali tanpa Bangli tinggal hanya NG saja,” ucapnya di sela acara serah terima kepengurusan LBLBD Provinsi Bali, Senin (15/9).

Menurutnya, BPD Bali Cabang Bangli adalah mitra strategis LPD yang telah menjalin kerja sama sejak lama, bahkan jauh sebelum lembaga-lembaga lain ikut mendampingi. “Kalau tidak salah, sudah hampir lima periode kerja sama antara BPD dan LPD di Bangli. Pembinaan yang diberikan bukan hanya materi, tetapi juga dukungan moral dan teknis yang nyata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cendikiawan menyebut LPD sebagai garda terdepan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa adat. Ia menilai, pembinaan dan sinergi dari BPD mampu menjaga eksistensi LPD hingga kini tetap dipercaya masyarakat. “LPD itu unik. Ia lahir dari adat, tumbuh bersama masyarakat, dan berbeda dengan lembaga keuangan lain. Kalau lembaga lain hanya berorientasi bisnis, LPD punya jiwa adat yang menjadi benteng ekonomi desa adat,” tegasnya.

Cendikiawan juga berpesan agar pengelola LPD tetap berpegang pada prinsip-prinsip adat, budaya, dan kearifan lokal dalam menjalankan lembaga keuangan desa. “Teknologi barat boleh kita ikuti, tapi jiwa timur harus tetap kita pegang. Adat, sima, suha, tantra itulah yang membuat Bali berbeda dengan yang lain. Justru dari situlah LPD mendapat kekuatan,” tambahnya.

Selain menyinggung soal pembinaan, Cendikiawan menekankan pentingnya integritas dan etika dalam mengelola LPD. Ia mengingatkan agar pengurus LPD tidak mudah terpengaruh oleh rasa iri atau persaingan tidak sehat. “Musuh terbesar itu bukan dari luar, tetapi dari dalam, yaitu iri hati dan dengki. Karena itu, pengurus harus bekerja dengan tulus, penuh tanggung jawab, dan menjadikan LPD benar-benar sebagai pilar ekonomi desa adat,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Ketua BKS LPD Bali itu menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus LPD di Bangli maupun Bali terus memperkuat sinergi dengan BPD, pemerintah, serta komunitas adat. “Teman-teman LPD adalah pahlawan ekonomi desa adat. Dari sinilah kita bisa memperkuat warag (ekonomi), waras (kesehatan), wastra (pakaian), wisma (perumahan), hingga waspita (hiburan). LPD adalah salah satu sumber utama untuk menjaga kekuatan ekonomi desa adat,” pungkasnya. (TimNewsyess)


TAGS :