Tokoh

LPD Desa Adat Peliatan Tawarkan Kredit Bunga Rendah 0,8 Persen, Selesaikan Kredit Macet hingga Rp 30 Miliar

 Jumat, 05 Desember 2025

Lpd desa adat peliatan

Newsyess.com, Gianyar. 

Gianyar | Newsyess.com — Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Peliatan terus menunjukkan komitmennya memperkuat layanan keuangan bagi krama desa. Tidak hanya menawarkan fasilitas kredit dengan bunga sangat ringan sebesar 0,8 persen, LPD Peliatan juga berhasil mencatat capaian penting dalam penyelesaian kredit macet hingga Rp 30 miliar.

Capaian tersebut disampaikan Staf Bagian Kredit LPD Peliatan, I Dewa Putu Suambawa, SE, saat ditemui Newsyess.com di ruang kerjanya pada Kamis (4/12/2025).

Bunga Kredit Hanya 0,8 Persen, Minat Krama Meningkat

Menurut Suambawa, pemberian kredit dengan bunga rendah 0,8 persen telah memberikan ruang yang lebih luas bagi krama untuk mengembangkan usaha maupun memenuhi kebutuhan pembiayaan produktif.

“Banyak juga masyarakat yang memanfaatkan bunga 0,8 persen ini, terutama untuk kredit di atas satu miliar. Setelah pandemi, kami mulai berani mendorong pembiayaan ini karena kebutuhan masyarakat kembali bangkit,” ujarnya.

Meski tidak melakukan promosi secara langsung, Suambawa menegaskan bahwa informasi mengenai bunga kredit murah ini menyebar cepat melalui petugas lapangan. “Kami sebagai staf dalam memang tidak turun langsung, tapi ada petugas luar yang bertugas melakukan sosialisasi,” jelasnya.

Kepercayaan Masyarakat Meningkat di Bawah Kepengurusan Baru

Ia menilai, di bawah kepengurusan baru LPD Peliatan, baik dari sisi pengurus maupun pengawas, terjadi sejumlah perubahan positif yang berpengaruh pada peningkatan mutu layanan.

“Ada perubahan dan ada peningkatan. Itu terbukti dari perkembangan sampai tahun 2025 ini,” kata Suambawa.

Menurutnya, kredit hingga nominal besar seperti Rp1 miliar tidak hanya diberikan kepada pengusaha, tetapi juga krama yang memiliki pendapatan stabil dan kemampuan mengelola angsuran. Hal ini sekaligus menjadi pembeda LPD dengan layanan kredit lain, termasuk skema bersaing seperti KUR.

Kredit Macet Berhasil Ditangani: Dari Rp 44 Miliar Menjadi Tinggal Rp 14 Miliar

Salah satu capaian terbesar kepengurusan baru LPD Peliatan adalah keberhasilan menurunkan kredit macet secara signifikan.

“Dari total kredit macet Rp 44 miliar, kami sudah berhasil menyelesaikan sekitar Rp 30 miliar. Itu tentu membuat para nasabah yang sebelumnya memiliki tunggakan kini bisa lebih lega,” ujar Suambawa.

Ia menyebut keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras tim pengawas dan pendekatan persuasif dan Humanis kepada masyarakat. Penyelesaian ini menjadi pijakan kuat untuk memperbaiki likuiditas dan memperkuat kepercayaan publik.

Target: Selesaikan Tunggakan Hingga 2026

Suambawa menargetkan sisa kredit macet sebesar Rp 14 miliar akan dapat diselesaikan pada 2026 melalui strategi pendekatan langsung kepada nasabah bermasalah.
Disi lain LPD peliatan saat ini sudah berbasiskan dogital seperti Kehadiran ATM Tanpa Kartu juga Mobile Banking LPD bernama M-pise Digital LPD peliatan tentunya kehadiran Teknologi semakin menambah tingkat kepercayaan Masyarakat pada Laba Padruen Desa Adat ini Ucapnya. 

“Harapan kami, dengan pendekatan dari rumah ke rumah, penyelesaian kredit macet bisa dituntaskan pada 2026,” ujarnya.

Ia berharap program kredit murah dan penanganan kredit macet yang semakin membaik akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan krama Peliatan.
“Keberdayaan masyarakat mudah-mudahan semakin meningkat, begitu juga kesejahteraan mereka,” tutupnya.
(Tim Newsyess)


TAGS :