News
Parade Bapang Barong Gianyar Semarak, Tujuh Kecamatan Tampilkan Karya Terbaik Penuh Nilai Filosofis
Rabu, 08 April 2026
Semarak HUT kota gianyar ke-254
GIANYAR | Newsyess.com – Semarak perayaan Hari Jadi Kota Gianyar ke-255 kian terasa dengan digelarnya Parade Bapang Barong yang melibatkan tujuh duta kecamatan se-Kabupaten Gianyar. Kegiatan yang berlangsung di panggung terbuka Balai Budaya Gianyar, Selasa (7/4) malam, sukses menyedot perhatian masyarakat dan menjadi ajang unjuk kreativitas para seniman lokal.
Baca juga:
Gerakan Posyandu Bali Turun ke Desa: Penguatan Kader dan Bantuan Nyata untuk Masyarakat Gianyar
Parade ini menampilkan beragam garapan Bapang Barong yang atraktif dan sarat makna. Masing-masing kecamatan menghadirkan ciri khas serta keunikan tersendiri, yang tidak hanya menghibur, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai filosofis kehidupan masyarakat Bali yang diwariskan secara turun-temurun.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Sejak sore hari, penonton telah memadati area pertunjukan untuk menyaksikan rangkaian penampilan yang disuguhkan. Sorakan dan tepuk tangan meriah pun mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana yang hidup dan penuh apresiasi terhadap seni tradisional.
Parade dibuka oleh Sanggar Dwi Bhuana Sari dari Banjar Abiansemal, Kecamatan Ubud. Selanjutnya tampil Gamelan Laya Sabda sebagai duta Kecamatan Payangan, disusul Sanggar Kayon Pejeng dari Kecamatan Tampaksiring, Sanggar Bagus Bhuwana Mas duta Kecamatan Sukawati, Sekaa Sebunan Sanggar Seni Jenggala Gora dari Kecamatan Blahbatuh, serta Sanggar Seni Manik Bengkel yang mewakili Kecamatan Gianyar. Penampilan ditutup meriah oleh Sekaa Truna Aristha Bhuana Banjar Kendran, duta Kecamatan Tegalalang.
Baca juga:
Prabowo Subianto Yakin Indonesia Bangkit: Dari Desa, Ekonomi Nasional Siap Ciptakan Kejutan Dunia
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, menegaskan bahwa Pekan Budaya Gianyar merupakan momentum strategis dalam upaya pelestarian seni dan budaya daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi para seniman untuk menampilkan karya sekaligus mengangkat nilai-nilai kearifan lokal.
“Melalui ajang ini, kami ingin menampilkan kekayaan seni yang dimiliki Gianyar sebagai bagian dari misi pelestarian budaya. Parade Bapang Barong menjadi salah satu wujud nyata karena setiap daerah memiliki kekhasan tersendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa parade ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari sanggar seni, komunitas, sekaa teruna, hingga generasi muda (yowana). Keterlibatan ini menjadi bagian penting dalam proses regenerasi pelaku seni budaya di Gianyar.
Pelaksanaan kegiatan ini juga tidak lepas dari sinergi antara Majelis Kebudayaan Bali Kabupaten Gianyar dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menggali potensi serta menemukan bibit-bibit seniman berbasis kearifan lokal.
“Perhelatan ini menjadi bukti komitmen bersama para seniman dan tokoh budaya dalam menjaga serta melestarikan warisan seni Bali agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi,” pungkasnya. (Tim Newsyess)
TAGS :