Tokoh
Pemkab Gianyar dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Ida Bhagawan Blebar, Bukti Perlindungan bagi Sulinggih
Jumat, 06 Maret 2026
Kabupaten gianyar
GIANYAR | Newsyess.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum Ida Bhagawan Blebar, yang dilaksanakan di Puri Agung Gianyar, Jumat (6/3/2026).
Santunan tersebut diterima langsung oleh ahli waris almarhum, Anak Agung Gde Mayun, dalam suasana penuh penghormatan dan kekhidmatan. Penyerahan santunan dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bali Cabang Gianyar, Fenina, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gianyar.
Almarhum Ida Bhagawan Blebar sebelumnya dikenal luas oleh masyarakat sebagai Anak Agung Gde Agung Bharata, tokoh penting di Kabupaten Gianyar yang pernah menjabat sebagai Bupati Gianyar selama dua periode, yakni periode 2003–2008 dan 2013–2018. Setelah menjalani prosesi mediksa (diksa), beliau kemudian menjalani kehidupan sebagai seorang “sulinggih” dengan gelar Ida Bhagawan Blebar, mengabdikan diri dalam pelayanan spiritual kepada umat dan masyarakat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra, menjelaskan bahwa penyerahan santunan tersebut merupakan bukti nyata kehadiran negara melalui pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada para pekerja, termasuk para sulinggih yang memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Bali.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gianyar telah mengalokasikan anggaran melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada para sulinggih di wilayah tersebut. Hingga saat ini tercatat sebanyak 372 sulinggih di Kabupaten Gianyar telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam memberikan jaminan perlindungan sosial kepada para sulinggih yang selama ini mengabdikan diri kepada masyarakat. Kami berharap perlindungan ini dapat memberikan rasa aman bagi para sulinggih dan keluarganya apabila terjadi risiko,” jelasnya.
Selain itu, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar juga melanjutkan Program Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan, yang saat ini tercatat telah menjangkau sebanyak 1.459 pekerja rentan di Kabupaten Gianyar.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bali Cabang Gianyar, Fenina, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan sulinggih.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi langkah strategis dalam memastikan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan perlindungan sosial.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar atas komitmennya melindungi para sulinggih melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Santunan yang diberikan hari ini merupakan salah satu manfaat nyata dari program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi peserta dan ahli warisnya,” ujar Fenina.
Pada kesempatan yang sama, ahli waris almarhum, Anak Agung Gde Mayun, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar dan BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian yang diberikan kepada keluarga.
“Kami selaku keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar dan BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Baca juga:
Menakar Pasal 275 KUHP Baru: Antara Penegakan Legalitas Profesi dan Ambiguitas Penafsiran Hukum
Penyerahan santunan ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan kepada almarhum atas pengabdian panjangnya kepada masyarakat Gianyar, tetapi juga menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk para tokoh spiritual yang selama ini mengabdikan diri bagi kehidupan religius umat. (Tim Newsyess)
TAGS :