News
Polda Bali Perkuat Sinergi Pariwisata Nusa Penida Lewat Sosialisasi Perizinan dan Aksi Bersih Pantai
Selasa, 03 Maret 2026
Polda bali
Klungkung | Newsyess.com — Komitmen menjaga wajah pariwisata Bali yang tertib, aman, dan berkelanjutan kembali ditegaskan jajaran Polda Bali. Melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam), upaya penguatan sinergitas dengan pelaku usaha pariwisata di Nusa Penida digelar secara terpadu, menyasar aspek kepatuhan perizinan, optimalisasi pajak daerah, hingga kepedulian lingkungan menjelang musim kunjungan wisatawan (high season) 2026.
Kegiatan sinergitas tersebut berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) di Caspla Beach Club, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Forum ini mempertemukan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, asosiasi pariwisata, serta sekitar 70 pelaku usaha akomodasi wisata.
Mewakili Dir Intelkam Polda Bali, Kasubdit II Dit Intelkam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi para pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa pesatnya pertumbuhan Nusa Penida sebagai destinasi unggulan Bali harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola, kepatuhan administrasi, dan jaminan keamanan.
“Pertumbuhan pariwisata yang cepat harus diimbangi pengawasan yang kuat. Kepatuhan perizinan dan stabilitas keamanan menjadi fondasi utama agar pariwisata Nusa Penida tetap berkualitas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pemda Paparkan Pertumbuhan dan Pengawasan Wisata
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Pariwisata memaparkan tren peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Bersamaan dengan itu, pemerintah daerah juga mengingatkan potensi risiko pariwisata yang perlu diantisipasi secara kolaboratif.
Salah satu langkah strategis yang disosialisasikan adalah program pengawasan wisatawan CAKRAWASI serta inovasi digital One Gate One Destination (OGOD) yang dirancang untuk memperkuat pengendalian arus wisatawan secara terintegrasi.
Investasi Meningkat, Kepatuhan Izin Masih Jadi PR
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Klungkung mengungkapkan bahwa realisasi investasi di Nusa Penida sepanjang 2023–2025 menunjukkan tren peningkatan positif.
Namun demikian, masih ditemukan pelaku usaha yang belum melengkapi izin lanjutan meskipun telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). Pemerintah menegaskan pentingnya penerapan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta kemudahan pengajuan PB UMKU bagi pelaku usaha.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Kabupaten Klungkung menekankan bahwa sektor pariwisata Nusa Penida merupakan kontributor terbesar pajak daerah yang kemudian dikembalikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur.
Pelaku usaha pun diimbau untuk semakin tertib administrasi dan memanfaatkan sistem pembayaran pajak berbasis online guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PHRI Dorong Pendampingan Berkelanjutan
Ketua PHRI Kabupaten Klungkung menyatakan dukungannya terhadap implementasi program CAKRAWASI. Meski demikian, ia juga menyoroti masih adanya kendala regulasi yang dirasakan sebagian pelaku usaha di lapangan.
Karena itu, PHRI mendorong adanya pendampingan berkelanjutan agar proses perizinan semakin mudah, transparan, dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Kegiatan turut diisi sosialisasi teknis aplikasi CAKRAWASI oleh tim teknis bersama PT Paiza Indonesia Maju sebagai langkah konkret memperkuat pendataan dan pengawasan aktivitas usaha pariwisata di Nusa Penida.
Aksi Nyata: Bersih Pantai Crystal Bay
Sebagai wujud implementasi sinergi yang tidak berhenti pada forum diskusi, Dit Intelkam Polda Bali bersama pelaku pariwisata melanjutkan kegiatan bakti sosial berupa aksi bersih-bersih Pantai Crystal Bay pada Minggu (1/3/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kasubdit II Dit Intelkam Polda Bali AKBP I Komang Reka Sanjaya, S.H., M.H., ini melibatkan sekitar 200 peserta dari unsur aparat keamanan, pelaku akomodasi wisata, dan masyarakat setempat.
Selain membersihkan kawasan pantai, rombongan juga menyerahkan dana punia kepada pura yang terdampak bencana longsor serta bantuan perlengkapan kebersihan bagi masyarakat.
Bangun Pariwisata yang Aman dan Berkualitas
Melalui rangkaian kegiatan ini, Polda Bali berharap terbangun kolaborasi yang semakin kokoh antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha pariwisata.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga kondusivitas kamtibmas sekaligus mewujudkan Nusa Penida sebagai destinasi yang tidak hanya indah secara alamiah, tetapi juga tertib secara tata kelola bersih lingkungannya, patuh administrasinya, dan kuat keamanannya.
(Tim Newsyess)
TAGS :