News
Redaksi Newsyess.com dan Pembaca Setia Tebar Cinta Menjelang Galungan: Secercah Cahaya untuk Sanjiwani di Rumah yang Hampir Roboh
Jumat, 31 Oktober 2025
Redaksi newsyess berbagi
Karangasem | Newsyess.com – Di sebuah dusun sunyi di lereng Banjar Dinas Sangkan Gunung, hidup seorang gadis kecil bernama Ni Putu Sanjiwani.(8) kelas 2 SD , namun sudah begitu akrab dengan kehilangan. Ayahnya telah berpulang, ibunya pergi membangun rumah tangga baru, dan kini ia hanya ditemani sang nenek, Ni Wayan Rusmini, perempuan renta berusia 70 tahun yang menahan lelah di bawah atap rumah yang nyaris runtuh.
Dinding bambu yang mulai keropos, atap genting yang sebagian ambruk, dan lantai tanah yang retak adalah saksi bisu perjuangan dua jiwa ini bertahan di tengah keterbatasan.
Setiap malam, angin menerobos dari celah dinding, membawa dingin yang hanya bisa dihangatkan oleh doa dan keteguhan hati.
Namun hari itu, di tengah kesunyian dan rumah yang hampir roboh, cahaya itu datang lembut, tulus, dan penuh kasih.
Redaksi Newsyess.com bersama pembaca setianya, Ibu Sustarini asal Tegal Badung, hadir mengetuk pintu rumah sederhana itu, membawa paket sembako dan bumbu dapur menjelang perayaan Hari Raya Galungan.
"Bukan Banyaknya yang Diberi, Tapi Ketulusan yang Dihidupkan"
Aksi ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan bertajuk “Berbagi Berkah Menyambut Galungan”, yang diinisiasi langsung oleh Ngakan Putu Suardika, atau yang lebih akrab disapa Ngakan Yess, Pimpinan Redaksi Newsyess.com.
“Kami tidak datang membawa kemewahan, kami hanya datang membawa kasih,” tutur Ngakan Yess dengan mata berkaca.
“Setiap butir beras yang diberikan adalah doa, setiap genggam bumbu yang diserahkan adalah harapan. Semoga kebaikan kecil ini menjadi cahaya, menuntun Sanjiwani dan sang nenek melewati malam yang dingin dengan hati yang tetap hangat.”
Ngakan Yess juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh lembaga keuangan di Bali — Bank BPD Bali, BPR, LPD, Koperasi, serta para tokoh masyarakat yang selama ini menjadi mitra dan sahabat dalam berbagai aksi sosial Newsyess.com.
“Bali kuat bukan hanya karena pariwisatanya, tapi karena hatinya yang mau berbagi. Kami berterima kasih kepada semua lembaga keuangan dan insan peduli yang tak henti menanam benih kebaikan. Semoga langkah kecil ini menggugah hati pemerintah untuk turut melihat kondisi rumah Sanjiwani, agar kelak mereka bisa menikmati atap yang kokoh dan tidur tanpa takut hujan merembes,” ujar Ngakan Yess penuh harap.
Sanjiwani dan Harapan Kecil di Tabungan SimPel
Sanjiwani kini telah memiliki Tabungan SimPel di BPR Sari Jaya Sedana Klungkung dengan saldo Rp1.200.000,- tabungan kecil yang menjadi simbol besar dari harapan masa depannya.
Meski tinggal di rumah yang hampir roboh, ia belajar menabung, menanam kesabaran, dan menumbuhkan mimpi bahwa suatu hari nanti, hidupnya akan lebih baik.
Sementara sang nenek, Ni Wayan Rusmini, dengan mata berkaca menatap cucunya yang memeluk paket sembako dengan senyum malu-malu.
“sanjwani merupakan cucunya. Dan tiang masih bisa lihat Galungan sekali lagi,” ucapnya lirih dalam bahasa Bali, penuh rasa syukur dan keikhlasan.
Galungan: Saat Dharma dan Kasih Menyatu
Aksi sederhana itu mungkin tampak kecil di mata dunia, namun di Sangkan Gunung, ia menjadi cahaya yang membelah kelam.
Redaksi Newsyess.com percaya, Galungan sejatinya bukan hanya tentang sesajen dan penjor yang berdiri megah, tetapi tentang memberi makna baru pada hidup orang lain.
Hari itu, di bawah langit sore yang merona jingga, Sanjiwani dan neneknya tersenyum bukan karena mereka telah cukup, tapi karena mereka merasa tak lagi sendiri.
Kasih yang datang dari hati, telah menjahit kembali sobekan-sobekan harapan yang sempat koyak.
“Semoga dari rumah kecil yang hampir roboh ini, lahir doa-doa besar yang mengetuk pintu langit,” tutup Ngakan Yess penuh keyakinan.
“Dan semoga pemerintah mendengar, tangan-tangan dermawan tersentuh, agar rumah ini bisa kembali berdiri bukan hanya dengan batu dan semen, tapi dengan cinta dan kepedulian manusia.”
Baca juga:
Ngusaba Dewa di Pura Penataran Air Jeruk, Wujud Bakti dan Penyucian Bumi oleh Krama Desa Adat Semaon
Galungan datang, membawa cahaya dan makna.
Di Sangkan Gunung, cahaya itu kini berwujud kasih dari Redaksi Newsyess.com, dari pembaca setia, dan dari setiap hati yang masih mau berbagi. (TimNewsyess)
TAGS :