Politik

Sekjen Ferri Nuzarli Resmi Buka Musda dan Muscab V Partai Buruh Bali di Sanur

 Selasa, 24 Februari 2026

Sekjen Ferri Nuzarli Resmi Buka Musda dan Muscab V Partai Buruh Bali di Sanur

Newsyess.com, Denpasar. 

Denpasar | Newsyess.com – Partai Buruh Provinsi Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 tahun 2026 di Hotel Sindu, Sanur, Denpasar, Selasa (24/2/2026). Agenda konsolidasi penting ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Ferri Nuzarli, yang menegaskan pentingnya penguatan partai sebagai alat perjuangan kelas pekerja.

Dalam keterangannya kepada Newsyess.com di sela-sela kegiatan, Ferri menyoroti bahwa tantangan politik ke depan semakin kompleks. Ia menilai dominasi oligarki ekonomi masih kuat mempengaruhi arah kebijakan, sementara kelompok pekerja baik formal maupun informal masih menghadapi persoalan klasik seperti upah rendah, ketidakpastian kerja, dan perlindungan jaminan sosial yang belum optimal.

Menurutnya, kondisi di Bali memiliki karakteristik tersendiri. Struktur ekonomi yang sangat bertumpu pada sektor pariwisata membuat banyak pekerjaan rentan terhadap gejolak global.

“Ketika pariwisata terguncang, pekerja di Bali menjadi kelompok pertama yang merasakan dampaknya. Karena itu, Partai Buruh harus hadir sebagai kekuatan politik yang benar-benar memperjuangkan kepastian kerja, upah layak, dan perlindungan tenaga kerja,” tegas Ferri.

Ia menekankan, untuk menjawab tantangan tersebut, Partai Buruh Bali harus menjalankan tiga langkah strategis. Pertama, memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke basis-basis pekerja dan komunitas. Kedua, menghadirkan program perjuangan yang konkret dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat pekerja di Bali. Ketiga, menyusun strategi pemenangan politik yang terukur dan realistis dalam menghadapi kontestasi elektoral ke depan.

Ferri mengingatkan bahwa Partai Buruh tidak boleh sekadar menjadi partai papan nama. Sebaliknya, partai harus tumbuh sebagai partai kader, partai gerakan, dan partai yang hidup di tengah rakyat.

“Partai Buruh dibangun bukan untuk kepentingan elit, tetapi sebagai alat perjuangan kelas pekerja. Karena itu, kader Partai Buruh di Bali harus menjadi contoh integritas, militansi, dan keberpihakan,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kerja-kerja politik partai dengan gerakan buruh serta organisasi rakyat lainnya, sehingga perjuangan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Momentum Musda dan Muscab V ini, lanjut Ferri, harus menjadi titik tolak untuk memperkuat barisan, menyusun kepemimpinan yang kolektif dan progresif, serta memastikan Partai Buruh Bali tampil sebagai kekuatan politik yang diperhitungkan di daerah.

Menutup sambutannya, Ferri secara resmi membuka rangkaian Musda dan Muscab V Partai Buruh Provinsi Bali dengan harapan konsolidasi ini mampu melahirkan langkah-langkah strategis demi memperjuangkan kesejahteraan pekerja dan masyarakat Bali ke depan. (Tim Newsyess)


TAGS :