News
Senyap yang Menggema: Redaksi Newsyess Hadir Membawa Paket Sembako Untuk Dadong Kanca di Suwat Gianyar
Rabu, 02 Juli 2025
Redaksi newsyess berbagi
Gianyar | Newsyess.com – Dalam hembusan angin senja yang membelai lembut pepohonan desa, terukir kisah seorang perempuan renta yang tak pernah kehilangan nyala harap. Dialah Dadong Kanca, sosok tangguh berusia 85 tahun yang tetap berdiri tegar di tengah waktu yang kian berlari, meski tak lagi ditemani oleh orang-orang tercintanya.
Sang suami telah lama berpulang ke pangkuan keabadian, menyusul pula anak lelaki satu-satunya yang menjadi pelindung hidupnya. Kini, Dadong Kanca menjalani hari-hari senjanya bersama menantu dan cucu dalam sebuah rumah sederhana di Banjar Suwat Kalod, Gianyar. Hanya sawah yang menjadi tempatnya bersandar, tempat di mana ia menanam bukan hanya padi, tetapi juga doa dan harapan.
“Saya hanya ingin tetap sehat,” lirihnya, ketika menerima paket sembako dari Redaksi Newsyess, dengan mata berkaca-kaca yang menyimpan sejuta cerita. Doa sederhana itu menggema, menjelma menjadi kekuatan yang tak terlihat namun nyata.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen Redaksi Newsyess.com untuk terus menebar kasih dan perhatian kepada mereka yang kerap terlewatkan oleh sorot lampu dunia. Melalui paket sembako yang diserahkan langsung ke rumah Dadong Kanca, Redaksi ingin menyampaikan bahwa cinta dan perhatian bisa datang dari mana saja, bahkan dari tangan-tangan yang belum pernah ia genggam sebelumnya.
Ngakan Putu Suardika, yang akrab disapa Ngakan Yess, selaku Pimpinan Redaksi Newsyess, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang selama ini turut menyokong gerakan berbagi kasih, terutama lembaga-lembaga keuangan di Bali.
“Terima kasih kami sampaikan kepada BPD Bali, LPD, BPR, gerakan koperasi, serta para tokoh masyarakat yang telah ikut serta dalam gerakan kebaikan ini. Di balik setiap paket sembako yang disalurkan, ada cinta yang kita tanam bersama untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Ngakan Yess dengan penuh rasa syukur.
Ia menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar bentuk bantuan sosial, melainkan gerakan moral untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan di tengah arus zaman yang kadang melupakan sisi batiniah kehidupan.
Baca juga:
Pemkab Gianyar Luncurkan Gerakan “KENCANA” untuk Perkuat Ketangguhan Bencana di Tingkat Kecamatan
“Kami hadir untuk menyentuh hati, bukan hanya menyalurkan bantuan. Karena kami percaya, senyum seorang lansia adalah tanda bahwa kasih itu masih hidup dan tumbuh,” pungkasnya.
Dengan mata yang mulai redup namun hati yang tetap menyala, Dadong Kanca menerima bantuan itu seperti menerima secercah cahaya dalam senja hidupnya. Di sana, dalam heningnya desa Suwat Kalod, sebuah kebaikan sederhana telah menjelma menjadi nyala cinta yang abadi.
Redaksi Newsyess.com
(Mengabarkan kebenaran, menebar kasih di setiap jengkal kehidupan).
TAGS :